Cerita Dibalik Pentas Piala Dunia Brazil Tahun 1950

Cerita Dibalik Pentas Piala Dunia Brazil Tahun 1950

Saat ini Admin pialadunia2018official.com akan membahas sedikit sejarah sepak bola di tahun 1950.

Tuan rumah: Brazil.

Juara: Uruguay.

Runner up: Brazil.

Top Skor: Ademir (Brazil) – 9 Gol.

Skor tertinggi: Brazil 7-1 Swedia (putaran final), Uruguay 8-0 Bolivia (Grup 4)Total gol: 88 gol.

Total penonton: 1.045.246

Pentas Piala Dunia 1950 terbilang sangat spesial. Ini adalah turnamen pertama yang digelar setelah meletusnya perang dunia kedua 1945. Brazil dipilih menjadi tuan rumah karena kondisi Eropa yang masih belum siap pascaperang.

Buntut pemilihan Brazil sebagai tuan rumah, beberapa negara Eropa pun menarik diri dari keikutsertaan mereka. Negara tersebut yakni Turki, Skotlandia, Prancis, Irlandia, dan Portugal.

Asia sendiri sebenarnya memiliki wakil, yakni India. Namun negara Asia Selatan tersebut memilih mengundurkan diri karena tak diizinkan FIFA bermain tanpa menggunakan sepatu.

Trophy Piala Dunia

Sejarah Piala Jules Rimet

Untuk kali pertama diperkenalkannya trophy Piala Dunia dengan nama Piala Jules Rimet. Penamaan ini diberikan untuk menandai 25 tahun Jules Rimet menjadi presiden FIFA.
Menariknya, Piala Dunia ini terbilang unik karena tak menggunakan partai pemungkas alias final untuk menentukan siapakah yang berhak menjadi juara.

Uruguay hanya bermain satu kali saja pada babak penyisihan grup dengan mengalahkan Bolivia 8-0. Kemenangan tunggal itu membuat Uruguay langsung bersaing dengan tiga tim juara grup lainnya di putaran final.

Setelah Uruguay bertemu dengan Brazil, Drama pun terjadi. Brazil membuka gol lewat Silbino Cradoso Friaca pada menit ke-47. Namun Uruguay membalikkan keadaan. Mereka menyamakan kedudukan lewat Juan Alberto Schiaffino pada menit ke-66. Dan Alcides Edgardo “Chico” Ghiggia memastikan Uruguay meraih trofi Piala Dunia keduanya lewat gol kemenangan 11 menit menjelang pertandingan usai.

Kegagalan itu benar-benar memukul Selecao. Ofisial Brazil pun sampai lupa memberikan trofi kepada Uruguay. Presiden FIFA Jules Rimet terpaksa turun ke lapangan dan menyerahkan trofi kepada kapten Uruguay sekaligus menutup turnamen itu. Saat itu, trofi tersebut sudah resmi disebut Piala Jules Rimet–untuk menandai 25 tahun jabatan pria asal Prancis itu di FIFA.

Di putaran final ini, Uruguay menyapu bersih tiga kemenangan, termasuk kemenangan terakhir atas tuan rumah Brazil dengan skor 2-1. Sempat tertinggal lewat gol Friaca, Uruguay berhasil membalikkan keadaan berkat gol Juan Schiaffino dan Alcides Ghiggia. Momen ini pun dikenal sebagai Maracanazo.

Bagi publik Uruguay, kemenangan itu terus menjadi kenangan yang tak terlupakan. Sampai sekarang, setiap kali tim nasionalnya menghadapi Brasil, mereka selalu bernyanyi, “Maracana, maracana, maracana.”

Kontestan: Brazil, Yugoslavia, Swiss, Meksiko, Spanyol, Inggris, Chile, Amerika Serikat, Swedia, Italia, Paraguay, Uruguay, Bolivia.

Venue: Maracana, Sete de Setembro, Eucaliptos, Pacaembu, Durival de Brito, Ilha do Retiro.

Kisah Piala Jules Rimet Sebelum Piala Dunia Dimulai Pada Tahun 1930

Kisah Piala Jules Rimet

Piala Jules Rimet dibuat oleh perupa Perancis, Abel La Fleur, berbentuk octagonal berlambangkan bumi dipegang oleh Dewa kemenangan yang bernama Nike (dewa Yunani purba). Piala ini terbuat dari emas, mempunyai berat 3.8 kg dan tinggi 35 cm. Maka piala dunia FIFA yang pertama pun diadakan di Uruguay dan berlangsung dari 13-30 Juli 1930. 13 negara turut serta – enam dari Amerika Selatan, lima dari Eropa dan dua dari Amerika Utara. Uruguay mengalahkan Argentina 4-2 di hadapan 93.000 penonton di Montevideo dan sekaligus menjadi Negara pertama yang merebut piala tersebut.
Selama Perang Dunia II kejuaraan ini terhenti selama 12 tahun, dimulai kembali tahun 1950 di Brasil. Piala Jules Rimet pernah dicuri sewaktu dipamerkan di Stampex Exhibition di Westmeinster Central Hall, London saat menjelangnya Piala Dunia 1966 di Inggris. Namun ia ditemukan 7 hari kemudian oleh seekor anjing bernama Pickles.

Pada tahun 1970 di Meksiko, FIFA telah memutuskan Brasil menyimpan Piala Jules Rimes karena menjadi Negara pertama yang juara sebanyak 3 kali, 1958, 1962 dan 1970. Badan induk FIFA kemudian membuat piala dunia baru dengan menggunakan emas 18 karat, 36cm tinggi dan mempunyai berat 4.97 kg dan dirancang oleh perupa terkenal Italia, Silvio Gazzaniaga dan digunakan hingga sekarang. FIFA menetapkan hanya pemimpin Negara dan pemenang piala dunia saja yang boleh menyentuh piala tersebut. Replica piala yang dilapisi emas akan diberikan untuk disimpan oleh pemenang.

Sejarah Piala Jules Rimet

Negara Yang Mampu Memenangkan Piala Dunia

Argentina, Jerman, dan Brasil telah masing-masing memenangkan piala yang kedua itu dua kali. Meskipun begitu, piala yang saat ini masih belum akan dipensiunkan hingga plak namanya telah penuh diisikan dengan nama – nama Negara pemenang. Yang akan terjadi pada tahun 2038. Brasil dengan jelas adalah tim paling sukses dalam piala dunia secara keseluruhan setelah lima kali menjadi juara dan dua kali berada di posisi kedua sementara Italia berada dibawahnya dengan empat kali juara dan dua kali di peringkat kedua. Dan kemudian disusul oleh Jerman dengan 3 kali menjadi juara dan 4 kali berada di posisi ke dua.
Argentina dan Uruguay masing – masing dua kali menjadi Juara Dunia. Walau kemenangan Uruguay terjadi pada masa yang sudah lama, pada awal – awal tahun kejuaraan. Piala Dunia terakhir yang telah berlangsung diadakan di Jerman pada tahun 2006. Penyelenggaraan piala dunia 2010 akan diadakan di Afrika Selatan. Tuan rumah menyiapkan tim yang disusun dengan rapih serta berkeinginan tinggi untuk menjadi juara pada tahun tersebut.

Penghormatan Kepada Nelson Mandela Sang Legenda

Beberapa pemain terbaik di dunia dari masa lalu dan sekarang akan dipamerkan di Cape Town pada 18 Juli 2007 dalam gala prelude untuk merayakan ulang tahun ke-89 Nelson Mandela.

Sebuah Afrika XI akan memainkan Sisa Dunia XI di Stadion Newlands, menyatukan keluarga sepakbola dunia dalam 90 Menit untuk menghormati Mandela kepada negarawan Afrika Selatan legendaris.

Mempersonifikasikan pertarungan melawan semua bentuk rasisme dan diskriminasi dan berperan dalam keputusan untuk membawa FIFA World Cup ke Afrika dan lebih khusus lagi, Afrika Selatan, untuk pertama kalinya pada tahun 2010.

Penghormatan Kepada Nelson Mandela Sang Legenda

“Kami merasa terhormat untuk sekali lagi dapat naik panggung – setelah hampir satu dekade – pertandingan unik untuk menghormati seorang pria luar biasa yang mendedikasikan hidupnya untuk mempromosikan hak asasi manusia dan demokrasi, sahabat kita, Nelson Mandela.

Kami sudah saling kenal selama hampir lima belas tahun dan memiliki lebih dari sekadar sepakbola. Seperti pekerjaan kami untuk memerangi diskriminasi dan dorongan kami untuk membangun masa depan yang lebih baik. Apa yang terjadi di Robben Island adalah. Contoh yang mengungkapkan yang menunjukkan kekuatan sepakbola untuk memberi harapan dan membuat perbedaan bagi kehidupan orang-orang. “Jelas Presiden FIFA Joseph S. Blatter.

Kami merasa terhormat untuk sekali lagi dapat naik panggung – setelah hampir satu dekade – pertandingan unik untuk menghormati seorang pria luar biasa yang mendedikasikan hidupnya untuk mempromosikan hak asasi manusia dan demokrasi, sahabat kita, Nelson Mandela. Kami sudah saling kenal selama hampir lima belas tahun dan memiliki lebih dari sekadar sepakbola. Seperti pekerjaan kami untuk memerangi diskriminasi dan dorongan kami untuk membangun masa depan yang lebih baik. Apa yang terjadi di Robben Island adalah contoh yang mengungkapkan yang menunjukkan kekuatan sepakbola untuk memberi harapan dan membuat perbedaan bagi kehidupan orang-orang, “jelas Presiden FIFA Joseph S. Blatter.

Rincian lebih lanjut tentang pertandingan, termasuk prosedur line-up dan ticketing, akan menyusul di kemudian hari. Sebagai bagian dari perayaan ulang tahun Mandela, upacara khusus akan diadakan di Robben Island. Di mana aktivis anti apartheid menghabiskan 18 dari 27 tahun di penjara. Rekan narapidana pemenang Hadiah Nobel Perdamaian akan membawa tamu dalam tur ‘Footsteps of Mandela’. Khusus, yang akan menampilkan lapangan sepakbola tempat para tahanan mengatur pertandingan liga mereka.

Pejuang Kemerdekaan

Bagi pejuang kemerdekaan, sepak bola mewakili lebih dari sekadar permainan – itu adalah tentang martabat. Rasa hormat, kesenangan dan harapan di tempat di mana umat manusia bertahan hidup di tengah-tengah penindasan dan kebencian. Docudrama More Than Just A Game, yang diproduksi oleh pembuat film Afrika Selatan Anant Singh yang memenangkan penghargaan dan didukung oleh FIFA. Menceritakan kisah drama sepakbola yang dramatis dan sedikit diketahui ini yang dimainkan oleh para tahanan di Pulau Robben. Film ini akan dirilis November ini.

Hasil pertandingan, yang akan diselenggarakan oleh FIFA bersama dengan Asosiasi Sepak Bola Afrika Selatan (SAFA). Komite Penyelenggara Lokal Afrika Selatan (SALOC), Yayasan Nelson Mandela dan FIFPro (federasi internasional pemain sepak bola profesional).

Semuanya diperuntukkan bagi program warisan yang menjangkau kaum muda di Afrika Selatan. Menggunakan sepakbola untuk mengembangkan program pendidikan, kesehatan dan sosial. Kegiatan yang tepat akan diputuskan dan diimplementasikan bersama dengan Yayasan Nelson Mandela.

Ini adalah kedua kalinya FIFA mengatur pertandingan all-star untuk menghormati ‘Madiba’. Gelar kehormatan yang telah menjadi identik dengan Nelson Mandela di negara asalnya. Pada tanggal 17 Agustus 1999. Nelson Mandela African XI memainkan World All Stars XI dalam pertandingan perpisahan untuk presiden Afrika Selatan yang akan keluar.

Kalusha Bwalya, Mark Fish, dan Lucas Radebe bergabung dengan sesama bintang seperti Rigobert Song, Dunga, Luis Hernandez, dan Claudio Suarez sebagai penghormatan bagi pemimpin besar di depan 40.000 penonton di Ellis Park Stadium di Johannesburg.

Salah satu dari sembilan venue FIFA 2010. Piala Dunia. Kalusha Bwalya, yang menyamakan kedudukan pada 2-2 di menit terakhir dan merupakan duta FIFA World Cup 2010, akan sekali lagi menjadi bagian dari Afrika XI.

Marcos Alonso Beri Dukungan Kepada Morata Ke Piala Dunia 2018

Marcos Alonso Beri Dukungan Kepada Morata Ke Piala Dunia 2018

Berita Bola Terbaru kali ini akan membahas tentang Marcos Alonso Beri Dukungan Kepada Morata Ke Piala Dunia 2018. Sebuah dukungan yang telah diberikan oleh Marcos Alonso kepada rekan setimnya bernama Alvaro Morata. Dukungan tersebut diberikan karena dia sangat yakin Morata akan bisa memiliki tempat di tim nasional Spanyol yang sedang ikut serta pada turnamen Piala Dunia 2018 mendatang.

Marcos Alonso Beri Dukungan Kepada Morata Ke Piala Dunia 2018

Marcos Alonso Beri Dukungan Kepada Morata Ke Piala Dunia 2018

Seperti yang sudah diketahui bahwa peluang Alvaro Morata untuk bisa tampil pada turnamen Piala Dunia 2018 belakangan ini cukup mengkhawatirkan. Karena pemain klub Chelsea ini kurang tampil cermelang dalam beberapa bulan terakhir. Dimana dia hanya mampu mencetak goal 1 saja pada tahun 2018 ini.

Dari penampilan buruk tersebut membuat Morata telah dicoret oleh pelatih tim nasional Spanyol bernama Julen Lopetegui pada jeda internasional. Keputusan tersebut membuat pemain seperti Diego Costa serta Rodrigo Morena mendapatkan kesempatan memperkuat lini serang tim yang mendapatkan julukan sebagai matador.

Alonso sendiri juga sangat percaya kepada Morata yang mempunyai kans untuk merebut satu tempat di Piala Dunia 2018 mendatang. Meski Morata memiliki sedikit masalah dengan punggung dalam beberapa bulan terakhitnya.

“Saat ini dia sudah pulih dari cedera yang dialaminnya. Dia akan menjadi pemain penyerang untuk klub Chelsea dalam beberapa bulan terakhirnya.” ungkap Alonso kepada Agen Piala Dunia 2018 seperti pialadunia2018official.com.

“Dia merupakan striken yang sangat penting untuk timnas dan juga pelatih Lopetegui bakal memberikan keputusan apa memanggil atau tidak nantinya” tutup mantan pemian klub Fiorentina tersebut.

Demikianlah Berita Jadwal Pertandingan Piala Dunia Hari Ini ” Marcos Alonso Beri Dukungan Kepada Morata Ke Piala Dunia 2018 ” yang Prediksi Piala Dunia 2018 sampaikan. Semoga Berita Sepak Bola dapat bermanfaat untuk anda.

Joachim Loew Senang Dengan Semangat Juang Timnas Jerman

Joachim Loew Senang Dengan Semangat Juang Timnas Jerman

Berita Bola Tadi Malam kali ini akan membahas Joachim Loew Senang Dengan Semangat Juang Timnas Jerman. Karena The Panzers telah mencatat rekor belum mengalamin hasil kekalahan dalam 21 pertandingan. Kekalahan sebelumnya saat melawan tim nasional Perancis dengan skor 0-2 pada komeptisi Piala Eropa (EURO 2016) pukul 02:00 di Stade Vélodrome (Marseille). Dua goal telah dibuat oleh penyerang berusia 26 tahun bernama Antoine Griezmann di menit ke 45 dan 72.

Joachim Loew Senang Dengan Semangat Juang Timnas Jerman

Joachim Loew Senang Dengan Semangat Juang Timnas Jerman

Timnas yang telah turnaman Piala Dunia tahun 2014 ini juga telah bermain bagus saat melawan Prancis dalam laga uji coba di Cologne pada tanggal 15/11/2017 lalu. Saat ini mereka sempat mengalamin ketinggalan terlebih dahulu lewat goal Alexandre Lacazette. kemudian Timo Werner sempat menyamakan skor. Kemudian Lars Stindl telah menjadi penyelaman dari kekalahan di menit akhir.

Meski sempat mengalamin kesulitan untuk mengalakan tim nasional Prancis. Akan tetapi pelatih loew merasa sangat puas dengan semangat juang yang telah ditunjukan oleh para pemainnya.

“Saya sangat puas dengan hasil dua laga uji coba melawan Inggris serta Prancis. Meski hasil laga tersebut berakhir dengan hasil imbang. Kami telah berhasil menahan dua tim terkuat Eropa.” ungkap Joachim Loew kepada Situs Bola Indonesia seperti Pialadunia2018official.com.

“Kami telah mendapatkan hasil yang bagus dalam dua pertandingan terakhir. Saya merasa sangat senang. Meski pada babak pertama, kami sempat mengalami kesulitan menahan serangan dari tim lawan. Akan tetapi semangat para pemain yang bisa menyelamatkan timnas Jerman dari hasil kekalahan. Kami telah bermain bagus” kata Loew.

Pada tanggal 01 desember 2017, organisasi sepak bola internasional FIFA telah melakukan pengudian untuk membagi 32 timnas dengan 8 grup. Dalam pembagian itu tim nasional Jerman telah mendapatkan posisi di Grup F. Nantinya mereka akan melakukan pertandingan melawan Republik Korea, Tunisia, serta Meksiko. Sangat terlihat jelas The Panzers bakal diprediksikan bisa lolos dengan mudah menuju babak berikutnya.

Demikianlah Berita Bola Terkini ” Joachim Loew Senang Dengan Semangat Juang Timnas Jerman ” yang Piala Dunia 2018 sampaikan. Semoga Berita Sepak Bola dapat bermanfaat untuk anda.

Chile Ganti Pelatih Setelah Gagal Lolos Piala Dunia

Chile Ganti Pelatih Setelah Gagal Lolos Piala Dunia

Berita Piala Dunia kali ini akan membahas tim nasional Chile Ganti Pelatih Setelah Gagal Lolos Piala Dunia. Seperti yang sudah diketahui bahwa Chile telah dinyatakan tidak akan ikut serta Piala Dunia di Rusia. Karena mereka hanya bisa menepati posisi ke 6 dengan poin sebanyak 26 pada Kualifikasi Piala Dunia zona Conmebol.

Chile Ganti Pelatih Setelah Gagal Lolos Piala Dunia

Chile Ganti Pelatih Setelah Gagal Lolos Piala Dunia

Poin tersebut telah didapatkan dengan memenangkan sebanyak delapan kali saat melawan Ekuador (2-1), Venezuela (3-1) (1-4), Uruguay (3-1), Peru (2-1) (3-4), Bolivia (3-0), Brasil (2-0). Juga telah mendapatkan hasil seri sebanyak dua kali saat melawan Kolombia (0-0) (1-1). Juga telah mengalamin hasil pertandingan kekalahan sebanyak delapan kali saat melawan timnas Brasil (3-0), Bolivia (1-0), Paraguay (0-3) (2-1), Argentina (1-0) (1-2), Ekuador (3-0), Uruguay (3-0).

Dengan hasil tersebut dipastikan mereka telah gagal menuju Rusia untuk ikut turnamen Piala Dunia 2018. Oleh karena itu organisasi sepak bola Chile memutuskan hubungan kerja sama dengan pelatih Juan Antonio Pizzi pada oktober 2017 lalu. Sekarang ini FFC (Federasi sepakbola Chile) telah resmi menunjuk Reinaldo Rueda yang berkembangsaan Kolombia sebagai pelatih baru Chile. Dulunya dia pernah menjadi manajer klub Flamengo di kompetisi Serie A Brasil.

“Kami mempunyai waktu merombak tim untuk menjadi lebih baik. Karena pelatih Rueda merupakan pelatih yang memiliki pengalaman internasional yang pernah bisa membuat tim Kolombia bisa lolos menuju Piala Dunia.” ungkap juru bicara tim nasional Chile saat berbicara dengan Situs Bola seperti pialadunia2018official.com.

Saat ini Rueda telah berusia 60 tahun-an. Dia memiliki banyak sekali pengalamian internasional karena pernah menjadi manajer Kolombia, Honduras serta Ekuador. Ia telah bergabung bersama klub Flamengo pada musim lalu. Bahkan dirinya bisa membawa klub Atletico Nacional sukses dengan memenangkan kompetisi Piala Libertadores 2016.

Pelatih Reinaldo Rueda mendapatkan Kontrak bersama tim nasional Chile sampai akhir Piala Dunia 2022. Munkin akan diperpanjang jika tim Chile bisa menembus final Piala Dunia nantinya.

Demikianlah Berita Bola Malam Ini. ” Chile Ganti Pelatih Setelah Gagal Lolos Piala Dunia ” yang Piala Dunia 2018 sampaikan. Semoga Berita Bola Tadi Malam dapat bermanfaat untuk anda.

Pogba Dukung Martial Tampil Pada Piala Dunia 2018

Pogba Dukung Martial Tampil Pada Piala Dunia 2018

Berita Bola Indonesia kali ini datang dari gelandang klub Manchester United bernama Pogba Dukung Martial Tampil Pada Piala Dunia 2018. Ia merasa senang atas pemanggilan Anthony Martial ke tim nasional Prancis. Karena dia merasa Martial akan bisa memberikan kontribusi bagus untuk tim Les Bleus. Memang tidak dipungkirin bahwa penyerang yang berusia 22 tahun ini sudah lama sekali tidak dipanggil timnas. Sudah kurang lebih satu tahun lamanya tidak diajak bergabung untuk memperkuat tim Besutan Didier Deschamps.

Pogba Dukung Martial Tampil Pada Piala Dunia 2018

Pogba Dukung Martial Tampil Pada Piala Dunia 2018

Mantan pemain As Monaco ini merasa senang, ketika pelatih Deschamps memanggilnya dalam pertandingan melawan Wales pada uji coba. Juga pertandingan melawan tim nasional Jerman pada waktu jeda internasional. Pogba sendiri sangatlah mendukung rekannya bisa masuk timnas Prancis yang sedang ikut serta pada turnamen Piala Dunia 2018 di Rusia.

“Saya selalu yakin bahwa dia nantinya bisa kembali ke timnas Perancis.” ungkap Paul Pogba saat dilakukan wawancara oleh Situs Bola Indonesia seperti pialadunia2018official.com.

“Saya sangat yakin, Dia nantinya akan menjadi penyerang yang hebat. Dia bahkan telah bermain bagus bersama klub Manchester United. Terlihat dari 3 Periode bersama tim Setan Merah, dia telah mencetak goal sebanyak 24,” tambah Paul.

Pada tanggal 01 desember 2017 pengundian yang dilakukan oleh organisasi sepak bola indonesia seperti FIFA telah melakukan pengundian pembagian Grup. Dari hasil pembagian tersebut Prancis berada di fase grup C. Nantinya mereka akan bertadningan melawan timnas Australia, Peru, serta Denmark. Pada grup ini, banyak pihak yang sangat yakin tim Les Bleus bisa lolos dengan sangat mudah menujuk babak 16 besar.

Sebelum itu mereka telah berhasil menjadi juara grup A kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa. Prancis juga telah mendapatkan poin sebanyak 23. Poin tersebut didapatkan dengan memenangkan sebanyak tujuh laga. Memperoleh hasil seri sebanyak dua kali dan hanya sekali saja mengalamin hasil kekalahan saat melawan Swedia dengan skor 2-1.

Demikianlah Berita Bola Malam Ini. ” Pogba Dukung Martial Tampil Pada Piala Dunia 2018 ” yang Piala Dunia 2018 sampaikan. Semoga Berita Bola Tadi Malam dapat bermanfaat untuk anda.

Danny Drinkwater Menolak Panggilan Timnas Inggris

Danny Drinkwater Menolak Panggilan Timnas Inggris

Berita Bola Indonesia kali ini datang dari pelatih tim nasional Inggris bernama Gareth Southgate. Dia telah mengungkapkan bahwa Danny Drinkwater Menolak Panggilan Timnas Inggris. Nantinya pada uji coba melawan Jerman serta Brasil. Semenjak pindah ke Stamford Bridge di Agustus lalu. Pemain klub Chelsea ini hanya menjadi gelandang hanya ditempatkan sebagai pemain cadangan di semua kompetisi sejak 25 oktober 2017.

Danny Drinkwater Menolak Panggilan Timnas Inggris

Danny Drinkwater Menolak Panggilan Timnas Inggris

Meski telah pulih dari cedera yang dia alamin. Ia tetap meminta pemimpin tim nasional Inggris bernama Southgate untuk tidak mengikutsertakan dirinya dalam laga uji coba tersebut. Memang dalam laga persahabatan itu tim nasional Inggris tidak mengalamin kekalahan. Karena mereka bisa menahan imbang tim juara Piala Dunia 2014 seperti dengan skor 0-0. Begitu juga saat melawan Brasil, mereka juga bisa mendapatkan hasil seimbang.

“Saya sudah melakukan pembicaraan ini sejak pekan lalu. Akan tetapi dia merasa kondisi tubuhnya belum terlalu bagus untuk bermain” kata pria yang telah berumur 44 tahun kepada Situs Piala Dunia seperti pialadunia2018official.com.

Saat ini gelandang yang telah berusia 27 tahun tersebut hanya bisa mencetak goal sebanyak satu kali dalam 24 pertandingan bersama klub Chelsea. Akan tetapi bukan hanya Danny Drinkwater yang tidak hadir. Terdapat beberapa pemain seperti Jack Butland, Dede Alli, Harry Kane, serta Harry Wink yang merasa tidak dalam kondisi fit.

Pada Saat kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, tim nasional Inggris telah berhasil menjadi pemimpin grup F dengan poin sebanyak 26. Poin tersebut didapatkan sebanyak delapan kali. juga telah mendapatkan hasil seri sebanyak dua kali saat melawan Skotlandia (2-2), Slovenia (0-0)

Demikianlah Berita Bola Malam Ini. ” Danny Drinkwater Menolak Panggilan Timnas Inggris ” yang Piala Dunia 2018 sampaikan. Semoga Berita Bola Tadi Malam dapat bermanfaat untuk anda.

Luis Figo Berharap Portugal Menjadi Juara Piala Dunia 2018

Luis Figo Berharap Portugal Menjadi Juara Piala Dunia 2018

Legenda pemain klub Real Madrid yang bernama Luis Figo Berharap Portugal Menjadi Juara Piala Dunia 2018. Ia menilai bahwa timnas Portugal memiliki kesempatan untuk mewujukan impian tersebut. Terlihat dari merekan berhasil lolos dari grup B kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa.

Luis Figo Berharap Portugal Menjadi Juara Piala Dunia 2018

Luis Figo Berharap Portugal Menjadi Juara Piala Dunia 2018Saat itu mereka telah menjadi juara dengan mengumpulkan poin sebanyak 27. kala itu telah berhasil mendapatkan hasil kemenangan sebanyak sembilan kali saat melawan Swiss (2-0), Andorra (0-2) (6-0), Hungaria (0-1) (3-1), Kepulauan Faroe (5-1) (0-6), Latvia (0-3) (4-1). Hanya sekali saja mengalamin hasil laga kekalahan saat bertempur dengan tim nasional Swiss dengan skor 2-0.

Dengan hasil tersebut membuat mereka mendapatkan 1 tiket menujuk Rusia pada tanggal 14 juni 2018 sampai 15 juli 2018. Bahkan dalam pengundian fase grup yang diadakan pada tanggal 01 Desember 2017 lalu, Fifa telah melakukan pengudian untuk membagi 32 timnas ke 8 grup. Dari hasil pembagian tersebut, tim nasional Portugal mendapatkan posisinya di Grup B bersama Spanyol, Maroko, serta Iran.

Figo sangat berharap bahwa nantinya mereka dapat hasil yang sangat memuaskan dan serta lolos dari fase grup menuju 16 besar. Dia juga bilang bahwa menjadi juara tidak semudah itu. Akan tetapi ia sangat berharap timnas Portugal bisa bermain cemerlang saat di EURO 2016 lalu.

“Portugal memiliki para pemain yang berbakat, oleh kerena itu mereka nantinya bisa menjadi tim yang bagus. Bertandingan di grup bersama Spanyol, Iran serta Maroko, memang tidak akan mudah. Akan tetapi saya sangat yakin, Cristiano Ronaldo serta kawan – kawannya bisa mengatasi hal tersebut.” kata Luis Figo saat dilakukan wawancara oleh Situs Bola seperti pialadunia2018official.com.

“Saya berharap bahwa nantinya bisa mendapatkan hasil yang memuaskan di fase grup. Tujuan merekan pastinya menuju Final Piala Dunia 2018. Ini akan menjadi kompetisi yang berat,” tambahnya.

“Kami memiliki impinan yang belum tercapai. Oleh karena itu saya berharap mereka akan tampil bagus. Bermain dengan tanpa beban juga akan bisa sangat membantu mereka bisa lolos dengan mudah,” ungkap Figo

Demikianlah Berita Bola Malam Ini. ” Luis Figo Berharap Portugal Menjadi Juara Piala Dunia 2018 ” yang Piala Dunia 2018 sampaikan. Semoga Berita Bola Tadi Malam dapat bermanfaat untuk anda.

 

Mustahil Messi bisa Menangkan Piala Dunia Seorang Sendiri

Mustahil Messi bisa Menangkan Piala Dunia Seorang Sendiri

Mustahil Messi bisa Menangkan Piala Dunia Seorang Sendiri menurut Javier Zanetti. Penyerang klub Barcelona ini sudah telah membawa tim tango menuju Rusia. Saat itu telah berhasil mendapatkan hasil kemenangan besar saat melawan Ekuador dengan skor 3-1. Laga tersebut telah membuat Lionel Messi menjadi palahwan. Karena dia telah mencetak goal sebanyak tiga kali.

Mustahil Messi bisa Menangkan Piala Dunia Seorang Sendiri

Mustahil Messi bisa Menangkan Piala Dunia Seorang Sendiri

Ia sangat diharapakan bisa menjadi membawa timnas Argentina menjadi Juara Piala Dunia FIFA. Sebelumnya ia sukses membawa negaranya menuju final Word Cup pada tahun 2014. Akan tetapi harus mengalamin hasil kekalahan saat melawan Jerman.

Akan tetapi Javier Zanetti tetap merasa tidak yakin jika hanya mega bintang seperti Lionel Messi aja yang berkerja untuk bisa mendapatkan Tropi Piala Dunia. Oleh karena itu dia sangat meminta tim nasional tango harus berkerja sama dengan baik dan mau membantu memberikan umpan yang baik. Dengan begitu nantinya saya yakin Argentina bisa menjadi Juara Piala Dunia pada tahun ini.

“Lionel Messi merupakan pemain yang sangat berbakat. Ia telah membuat tim nasional Argentina berhasil ikut serta pada kompetisi Piala Dunia. Nantinya ada 11 pemain yang akan berjuang, dan merekan akan memainkan peran penting.” kata Zanetti.

“Kami sangat tau bahwa dia merupakan pemain spesial. Dia bisa merubah keadaan yang buruk menjadi bagus. Akan tetapi pelatih Sampaoli harus membantu dan dujung dia dari segi apa pun.” Kata Javier.

Demikianlah Berita Bola Malam Ini. ” Mustahil Messi bisa Menangkan Piala Dunia Seorang Sendiri ” yang Piala Dunia 2018 sampaikan. Semoga Berita Bola Tadi Malam dapat bermanfaat untuk anda.

1 2 3 4