Sejarah Pemenang Piala Dunia 1934

Itali

Saat ini Admin pialadunia2018official akan membahas Awal Sejarah Pemenang Piala Dunia Di Tahun 1934

Awal Sejarah Pemenang Piala Dunia Di Tahun 1934

Empat tahun berselang setelah Piala Dunia pertama digelar di Uruguay pada tahun 1930, Piala Dunia kembali digelar. Pada tahun kedua yaitu di tahun 1934 ini, Piala Dunia tidak lagi digelar di Amerika Selatan melainkan digelar di Eropa.

Italia bertindak sebagai tuan rumah. Pada gelaran tahun ini, polemik terjadi saat juara bertahan Uruguay tidak ambil bagian. Uruguay tidak ikut sebagai aksi balasan karena banyak negara Eropa yang tidak ikut pada saat mereka jadi tuan rumah empat tahun sebelumnya.

Jangan bayangkan sudah ada fasilitas mewah seperti yang ada seperti sekarang. Pada Piala Dunia 1934, Brasil harus menempuh perjalanan selama 11 hari untuk sampai di Italia. Sebab, Selecao datang dengan kapal laut, bukan pesawat. Kiprah Brasil pun tidak cukup apik dan gugur di laga perdana usai kalah dari Spanyol dengan skor 3-1 di Luigi Ferraris.

Piala Dunia 1934 ini jadi momen pertama kali diterapkannya babak kualifikasi. Negara yang ikut di gelaran kedua berjumlah 32 negara. Sementara, Piala Dunia pada tahun ini disiapkan hanya untuk 16 negara saja.

Sebagai tuan rumah, Italia diperkuat oleh sejumlah talenta terbaik pada masanya. Ada nama Angelo Schiavio, Giuseppe Meazza, Giovanni Ferrari, Raimondo Orsi dan beberapa pemain lain. Skuat Italia dilatih oleh Vittorio Pozzo. Langkah Italia untuk menjadi juara pun terbilang cukup mulus.

Itali

Pada laga pertama, Italia menang telak atas Amerika Serikat dengan skor 7-1. Setelah itu, Italia melewati hadangan Spanyol. Bermain imbang 1-1 di laga perdana, Italia menang 1-0 pada laga ulangan lewat gol tunggal legenda Inter Milan, Giuseppe Meazza.

Italia kemudian menang dengan skor 1-0 atas Austria pada babak semifinal. Pada laga puncak, Gli Azzuri berjumpa Republik Ceko yang tampil memukau sejak laga pertama. Selama 90 menit, kedua tim bermain imbang 1-1. Angelo Schiavio memberikan kemenangan bagi Italia lewat gol di menit ke-95. Italia menang dengan skor 2-1 dan menjadi juara dunia baru.

Tuan rumah: Italia
Juara: Italia
Runner up: Republik Ceko
Top Skorer: Oldrich Nejedly [Republik Ceko] – 5 Gol
Skor tertinggi: Italia vs Amerika Serikat 7 – 1 (Fase Awal)
Total gol: 70 gol
Total penonton: 363.000

Sebuah catatan kontroversial terjadi pada Piala Dunia 1934. Ini terkait dengan pertemuan Ivan Eklind, wasit yang memimpin laga final antara Italia melawan Ceko, dengan pemimpin Italia saat itu yakni Benito Mussolini. Banyak spekulasi yang berkembang, termasuk dugaan suap maupun ancaman.

Tuduhan suap juga diarahkan pada pada wasit Rene Mercet yang memimpin laga Italia melawan Spanyol. Saat itu, Mercet menganulir dua gol Spanyol dan di kemudian hari Mercet dihukum oleh Federasi Sepakbola Swiss.

“Kesuksesan kami merupakan hadiah dari kerja keras, keteguhan moral, semangat pengorbanan diri dan keinginan yang tidak tergoyahkan dari sekelompok laki-laki,” kata pelatih Italia, Vittorio Pozzo seperti dikutip di situs resmi FIFA.

 

Sementara itu, cerita yang melibatkan Benito Mussolini terjadi bukan hanya soal pertemuan dengan Eklind saja. Sang pemimpin fasis Italia ini adalah tokoh sentral yang menjamin terselenggaranya Piala Dunia 1934. Ia yang memberi jaminan soal pendanaan dan memungkinkan Piala Dunia digelar.

Mussolini berkeras hati menggelar Piala Dunia 1934 di Italia karena sukses Jerman menggelar Olimpade 1936 di Berlin. Saat itu, Olimpiade digelar berkat campur tangan Adolf Hitler. Sukses Hitler memanfaatkan Olimpiade sebagai pentas propaganda ingin di duplikasi oleh Mussolini.

Mussolini ingin melihat Italia melawan Jerman di laga final. Namun, langkah Der Panzer dijegal oleh Ceko pada babak semifinal. Saat itu, tim besutan Otto Nerz kalah dengan skor 3-1. Oldrich Nejedly jadi bintang Ceko dengan mencetak hattrick. Nejedly pun jadi top skor di Piala Dunia 1934.

Kontestan:

Spanyol, Brasil, Austria, Prancis, Jerman, Belgia, Swiss, Belanda, Republik Ceko, Rumania, Italia, Amerika Serikat, Hongaria, Mesir, Swedia, Argentina.

Stadion :

  • Bologna – Stadion Littorale
  • Firenze – Stadion Giovanni Berta
  • Genoa – Stadion Luigi Ferraris
  • Milan – Stadion San Siro
  • Napoli – Stadion Giorgio Ascarelli
  • Roma – Stadion Nasional PNF
  • Trieste -Stadion Littorio
  • Torino – Stadion Benito Mussolini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *